Strategi Bisnis yang Harus Dihindari Pengusaha

Strategi Bisnis yang Harus Dihindari Pengusaha
cara meningkatkan bisnis

Strategi Bisnis yang Harus Dihindari PengusahaMenjual suatu produk adalah inti dari setiap bisnis, baik itu bisnis UKM ataupun perusahaan besar. Sebuah bisnis tentu harus punya taktik bagaimana sebuah produk bisa sampai ke pelanggan dan pelanggan merasa puas dengan produk tersebut.

Dalam setiap bisnis pasti memiliki rencana anggaran untuk semua departemen perusahaan, termasuk juga bagian penjualan. Rencana anggaran ini biasanya dibuat setiap tahun, dan pada akhir tahun akan ada evaluasi sehingga tidak terjadi kesalahan yang sama pada tahun sebelumnya dan mungkin saja akan memunculkan produk baru di tahun mendatang.

Mengalami kegagalan dalam membangun usaha, tentunya menjadi salah satu pengalaman berharga bagi para pengusaha. Lika-liku perjalanan bisnis yang terkadang diwarnai dengan hadirnya batu-batu kerikil, memaksa para pengusaha untuk bisa memilih strategi bisnis yang tepat agar tidak masuk ke lubang kegagalan yang lebih dalam.

Karenanya, untuk menjauhkan para pelaku usaha dari lubang kegagalan, pada kesempatan kali ini akan kami informasikan beberapa strategi bisnis yang harus dihindari pengusaha supaya bisnisnya bisa berjalan dengan lancar.

Strategi Bisnis yang Harus Dihindari Pengusaha

  1. Jangan mengumbar janji berlebihan

Apapun yang berlebihan tentu tidak baik. Pembeli yang potensial, tidak berpikir seperti anak-anak. Mereka mungkin tidak akan kagum dengan segala iklan “gila” dan diskon besar-besaran yang ditawarkan perusahaan. Mereka mengerti bisnis, dan mereka telah terbiasa dengan segala penawaran di kehidupan sehari-hari.

Mereka mungkin sudah beberapa kali bertemu dengan pesaing Anda dan telah menemukan apa yang mereka inginkan, termasuk juga harga yang cocok. Menjanjikan suatu hal yang sangat besar dan mustahil justru akan menutup mata pelanggan pada bisnis tersebut.

  1. Terlalu gegabah dalam berhutang

Kebiasaan para pemula yang terlalu gegabah dalam berhutang, terkadang menjadi sebuah pilihan yang kurang tepat manakala bisnis yang direncanakannya belum bisa berjalan dengan lancar. Sebab, mengandalkan pinjaman bank/lembaga keuangan lainnya dalam memulai usaha baru, hanya akan memberikan tambahan beban bagi Anda yang belum mendapatkan omset secara pasti.

Akan lebih bijak apabila Anda mengajukan pinjaman (berhutang) ketika bisnis Anda mulai berjalan dengan lancar dan mulai tertarik berekspansi untuk meningkatkan kapasitas produksi.

  1. Lalai mendapatkan rekomendasi dan testimoni

Anda suka menjadi kelinci percobaan untuk produk atau layanan baru? Bagaimana Anda mengetahui bagus atau tidaknya suatu produk? Jika merasa tegang ketika mencoba sesuatu yang baru, hal yang sama terjadi pula dengan pelanggan. Yakinkan mereka untuk datang kembali dengan rekomendasi dan testimoni dari pelanggan yang puas.

meningkatkan omzet bisnis
  1. Lupa dengan studi pemasaran

Marketing bukan ilmu eksak, tetapi kaya dengan sejarah sukses dan gagal. Belajarlah dari mereka. Apa saja yang salah dan benar yang telah mereka lakukan?

Bicarakan bisnis dengan yang lain, dengan orang-orang yang ada dalam industri yang sama untuk bertukar pengalaman. Satu jaminan kegagalan adalah menjadi arogan untuk mengikuti nasihat belajar kerja keras dari yang lain.

  1. Hanya mempunyai satu rencana bisnis saja

Kesalahan dalam menyusun rencana bisnis berikutnya adalah hanya mempunyai satu rencana bisnis saja padahal dunia bisnis adalah dunia yang tidka menentu dan kita pun tidak tahu pasti apa yang akan terjadi di masa depan.

Oleh sebab itu selalu buat beberapa rencana sehingga jika terjadi sesuatu hal dalam rencana pertama maka kita masih mempunyai rencara kedua dan berikutnya sebagai alternative.

  1. Tidak sistematis dan berlebihan

Banyak pelaku bisnis yang ingin memastikan bisnis yang akan dibuatnya dalam keadaan baik, lancar dan sukses sehingga mereka membuat perencanaan bisnis yang berlebihan, rumit dan tidak sistematis.

Kesalahan dalam menyusun rencana bisnis ini harus dihindari sebab sebetulnya yang terpenting dalam bisnis plan adalah poin-poin langkah strategis, prospek bisnis itu sendiri dan bagaimana anda dan tim bisa menherjakannya tanpa harus bingung menerjemahkan kembali rencana bisnis tersebut.

  1. Jangan berekspansi dengan persiapan yang belum matang

Pada dasarnya banyak pengusaha yang ingin mengembangkan sayap bisnisnya dalam waktu yang relative singkat. Tapi sayangnya sebagian pelaku usaha cenderung tergesa-gesa dalam berekspansi dan belum membentengi bisnisnya dengan manajemen perusahaan yang benar-benar matang.

Kondisi inilah yang akhirnya bisa memancing beberapa permasalahan baru sehingga tidak heran jika banyak pelaku usaha yang gagal mempertahankan kerajaan bisnisnya sebab mereka belum siap dengan resiko usaha yang menghadang di depan mereka.

Strategi Bisnis yang Harus Dihindari Pengusaha

Dengan mengetahui strategi bisnis yang harus dihindari pengusaha ini, semoga usaha yang sedang anda jalankan saat ini bisa berjalan lancar ya.

Yuk, share informasi ini…!! Mungkin informasi ini bermanfaat juga untuk sahabat anda. #sharetocare  🙂

kelbion - Kelas Bisnis Online
Silahkan Komen Disini
kelbion - kelas bisnis online
 
error: Hayoo...Mau Ngapain !! :D