Cara Menangani Prospek Yang Sulit

cara meningkatkan bisnis

Cara Menangani Prospek Yang Sulit

Cara Menangani Prospek Yang SulitBagaimana jika Anda menemui orang yang resisten terhadap pesan penjualan Anda? Bagaimana jika Anda menjumpai orang yang kelihatannya tertarik, tetapi skeptik? bagaimana jika Anda membentur tembok tebal bahkan sebelum Anda mengucapkan sepatah kata pun?.

Ada solusinya. Awalnya, solusi ini dipakai di dunia hipnoterapi dan ditemukan oleh salah satu ahli hypnosis dan hipnoterapi paling berpengaruh dan inovatif dalam sejarah yaitu Militon Erikcson.

Meliton Erickson, sang ahli hipnoterapi, menemukan satu bentuk terapi hypnosis yang dinamakan “pendekatan naturalisti”, yang pada hakikatnya adalah hypnosis tanpa induksi. Dengan kata lain, Erickson tidak akan meminta Anda untuk rileks dan memjamkan mata, atau jenis induksi trans lain pada umumnya. Sebaliknya, Erickson akan berbicara dengan Anda secara wajar. Dia akan menggunakan apapun yang Anda secara wajar. Dia akan menggunakan apapun yang Anda katakana atau yang dia perhatikan dari Anda, dan menjalinnya ke dalam percakapan. Percakapan itu kemungkinan besar membawa Anda mencapai kondisi Trans.

Cara Menangani Prospek Yang Sulit

Erickson berhasil menggunakan pendekatan naturalistiknya untuk menghadapi klien yang sangat resisten. Dia memang tidak selalu dpat menyembuhkan orang yang berpenyakit kronis, tetapi tingkat kesuksesannya paling tinggi di antara yang lain.

Saya yakin kita dapat memanfaatkan model tanpa induksi dan Erickson itu dalam dunia pemasaran dan penjualan Anda, atau yang terbuka tetapi skeptic dengan tawaran Anda, pendekatan melalui hati ini akan memberikan dapak besar terhadap penjualan dan pemasaran Anda.

Militon Erickson menggunakan proses tiga langkah dalam melaksanakn pendekatan naturalistic, inilah ketiga langkah itu, dari sudut pandang pemberi terapi:

meningkatkan omzet bisnis
  1. “ pemberi terapi harus menerima dan menghargai tingkah laku atau persepsi resisten yang merepotkan sebagai bentuk komunikasi yang sah dari klien menurut kondisi mental internal dan cara pandang yang diyakininya.”
  2. “ pemberi terapi harus menganggap tingkah laku atau persepsi resiten dari klien yang merepotkan itu berpotensi sebagai bahan terapi yang bernilai.’
  3. “ pemberi terapi harus mengkomunikasikan penerimaan dan penghargaan ini kepada klien secara meyakinkan.”

Saya akan menerjemahkan ketiga langkah itu kedalam bahasa pemasaran dan penjualan:

  1. Apapun yang prospek katakana atau lakukan adalah ekspresi yang sah menurut persepsi mereka.
  2. Anda harus memanfaatkan persepsi mereka sebagai alat penjualan yang potensional.
  3. Anda harus secara tulus menerima cara pandang mereka.

Dengan melaksanakan ketiga langkah itu, Anda dapat dengan mudah menimbulkan trans pembelian yang kuat pada prospek yang resisten.

Demikian lah Cara Menangani Prospek Yang Sulit, semoga bermanfaat !

kelbion - Kelas Bisnis Online
Silahkan Komen Disini
kelbion - kelas bisnis online
error: Hayoo...Mau Ngapain !! :D